CARA PENGISIAN ACCU
CARA PENGISIAN ACCU

Cara pengisian baterai mobil (ACCU/AKI)

Posted on

Baterai sering kita jumpai di mobil, motor, ataupun ponsel. Salahsatu kasus yang saya temui adalah permasalahan dalam pengisian baterai atau istilahnya Charge. Permasalahan tersebut saya temui ditempat kerja yaitu masalah charge accu untuk AGV yang harus cepat dalam charging accu.

Mengisi baterai (accu mobil)  adalah mengalirkan energi listrik dari luar ke dalam larutan baterai, sehingga terjadi reaksi pada elektrolit dan sel-sel baterai.

Cara Pengisian Baterai ada

1. Pengisian Normal

Pengisian normal adalah pengisian dengan besar arus yang normal, besar arus pengisian normal sebesar 10 % dari kapasitas baterai.

Contoh:  baterai 50 AH maka besar arus pengisian 50 x 10/100 = 5 A. Jadi jika kita memiliki baterai (accu) dengan kapasitas 50AH maka ketika melakukan charging dibutuhkan arus dari alat charging sebesar 5A.

O> Lama Waktu pengisian

Saat melakukan charging pasti yang gi inginkan adalah accu dalam kondisi full. Untuk menentukan berapa lama waktu pengisian bisa menggunakan rumus berikut

Lama pengisian (jam) = (Besar kapasitas aki [AH]/ Besar arus charger [AH])+20%

*20% hasil pembagian dari kapasitas aki/arus charger

JIka kita memiliki accu dengan kapasitas 42AH, arus pengisian adalah 4.2A maka waktu yang dibutuhkan adalah 11 jam

atau kalau tak au ribet bisa menggunakan kalkulator lama pengisian accu berikut [Link]

2. Pengisian Cepat

Pengisian cepat adalah pengisian dengan arus yang sangat besar. Besar pengisian tidak boleh melebihi 50% dari kapasitas baterai, dengan demikian untuk baterai 50 AH, besar arus pengisian tidak boleh melebihi 25 Ampere.

Prosedur pengisian cepat sebenarnya sama dengan pengisian normal, yang berbeda adalah besar arus pengisian yang diatur sangat besar. Selain itu juga resiko yang jauh lebih besar, sehingga harus dilakukan dengan ektra hati-hati.

Baca Juga :  The Official UK Top 40 Singles Chart 19 April 2015

Pengisian cepat sering dilakukan untuk membantu kendaraan yang mogok atau sedang dalam proses perbaikan, sehingga baterai tidak diturunkan dari kendaraan. Pada kasus pengisian cepat di atas kendaraan yang perlu diingat adalah lepas kabel baterai negatip sebelum melakukan pengisian, hal ini disebabkan saat pengisian cepat tegangan dari battery charging lebih besar dari pengisian normal, kondisi ini potensial merusak komponen elektronik dan diode pada altenator.

Teknik Pengisian Baterai

1. Pengisian satu baterai 

Hubungkan kabel positip baterai dengan klem positip battery charger dan terminal negatip dengen klem negatip. Hati-hati jangan sampai terbalik, bila terbalik akan timbul percikan api, bila dipaksa baterai akan rusak, pada battery charger model tertentu dilengkapi dengan indicator, dimana bila pemasangan terbalik akan muncul bunyi peringatan.

Memasang battery charger
Memasang battery charger

2. Pengisian lebih dari 1 baterai

Pengisian baterai yang lebih dari satu buah dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu :

a. Rangkaian Paralel 2 baterai

Hubungkan kabel positip baterai 1 dengan terminal positip baterai 2 kemudian hubungkan dengan klem positip battery charger. Demikian pula untuk terminal negatip.

Hati-hati jangan sampai terbalik, bila terbalik akan timbul percikan api, bila dipaksa baterai akan rusak, pada battery charger model tertentu dilengkapi dengan indicator, dimana bila pemasangan terbalik akan muncul bunyi peringatan.

Pengisian 2 baterai secara paralel
Pengisian 2 baterai secara paralel

Note : 

o> Pilih selector tegangan sesuai dengan tegangan baterai, misal baterai 12 V maka  selector digerakan kearah 12V.

o> Hidupkan battery charger, dan setel besar arus sesuai dengan kapasitas baterai.

o> Besar arus merupakan jumlah arus yang dibutuhkan untuk baterai 1 dan baterai 2. misalnya untuk mengisi dua baterai 50 AH dibutuhkan arus pengisian sebesar 10% x(2 x50)) = 10 A., mengisi baterai 50 AH dan 40 AH maka diperlukan arus sebesar 10 % x (40+50) = 9A.

b. Rangkaian Seri 2 baterai

Baca Juga :  GPS (Global Positioning System) adalah

Hubungkan kabel positip baterai 1 dengan klem positip battery charger, kemudian hubungkan kabel negatip baterai 1 dengan kabel positip baterai 2, selanjutnya hubungkan kabel negatip baterai 2 dengan klem negatip battery charger. Hati-hati jangan sampai terbalik, bila terbalik akan timbul percikan api, bila dipaksa baterai akan rusak, pada battery charger model tertentu dilengkapi dengan indicator, dimana bila pemasangan terbalik akan muncul bunyi peringatan.

Pengisian ACCU secara seri
Pengisian ACCU secara seri

Note :

o> Hubungkan battery charger dengan sumber listrik 220V.

o> Pilih selector tegangan sesuai dengan total tegangan baterai, misal 2 baterai 12 V dirangkai seri maka tegangan menjadi 24 V maka selector digerakan kearah 24 V.

o> Hidupkan battery charger, dan setel besar arus sesuai dengan kapasitas baterai yang paling kecil. Misalkan besar untuk mengisi dua baterai 50 AH dibutuhkan arus pengisian sebesar 10% x 50 = 5 A., mengisi baterai 50 AH dan 40 AH maka diperlukan arus sebesar yang digunakan 10 % x 40 AH = 4 A.

Kelebihan dan Kelemahan Metode Mengisi Baterai Seri dan Paralel

Metode mengisi baterai lebih dari satu baik secara paralel maupun secara seri masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan yaitu :

==> Kelebihan pengisian secara parallel adalah :
o> Tegangan pengisian rendah yaitu 12 V, sehingga rancangan trafo yang digunakan lebih sederhana.
o> Tetap aman meskipun kapasitas baterai tidak sama.

Baca Juga :  Logo baru GOOGLE di September 2015

==> Kelemahan pengisian secara parallel adalah : :
o> Tidak mampu menentukan dengan pasti berapa besar arus yang mengalir ke tiap baterai, sehingga sulit menentukan waktu pengisian yang tepat.
o> Arus listrik yang dialirkan merupakan arus total pengisian, sehingga arusnya yang mengalir cukup besar sehingga kabel maupun klem buaya untuk pengisian harus berukuran besar.

==> Kelebihan pengisian secara seri adalah :
o> Mampu menentukan dengan pasti berapa besar arus yang mengalir ke tiap baterai, sehingga dapat menentukan waktu pengisian dengan tepat.
o> Arus listrik yang dialirkan besarnya sama untuk semua baterai, sehingga mudah ditentukan waktu pengisiannya.
o> Besar arus pengisian normal berdasarkan kapasitas baterai yang paling kecil, sehingga arus pengisian kecil dan kabel maupun klem buaya yang digunakan untuk pengisian dapat dengan ukuran lebih kecil.

==> Kelemahan :
o> Tegangan pengisian merupakan total tegangan baterai yang diisi, misal 4 baterai 12V, berarti tegangan pengisian sebesar 48 V.
o> Tidak tepat digunakan untuk baterai yang kapasitasnya bervariasi, sebab harus mengikuti arus pengisian baterai yang kapasitas kecil, sehingga untuk baterai yang kapasitasnya besar waktu pengisian terlalu lama, dan bila mengikuti baterai kapasitas besar maka pada baterai yang kapasitasnya kecil akan mengalami over charging sehingga baterai cepat rusak. Dengan demikian metode ini kurang tepat untuk baterai dengan kapasitas yang jauh berbeda.

Semoga sedikit informasi diatas cukup membantu teman-teman

Salam
bsierad

REF http://margionoabdil.blogspot.com/2013/08/pengisian-baterai-mobil.html

Gravatar Image
http://bakhtiyar.bsierad.com/

14 thoughts on “Cara pengisian baterai mobil (ACCU/AKI)

  1. Min mau tanya nih…
    Saya lagi mau buat alat accu 48v 12a d’charge dengan 60v 20a…dengan posisi accu tetap dalam pemakaian (tanpa melepas beban accu) 24jam non stop… kira” keluaran voltasenya dan amperenya jadi berapa…lalu apa pengaruhnya terhadap si accu…??
    Makasih min…

  2. Maaf mengganggu sebelumnya gan,siapa tau ada petunjuk.amin..

    *) Saya mempunyai :
        • Alat charger bateray accu merek iwara 120A (yang bisa di setel untuk mencharger bateray accu sebanyak 1,2,3 dan seterusnya sampai dengan batas 10 biji bateray accu).
        • Accu saya sebanyak 10 biji accu,dengan tipe bateray accu yuasa 12V, 50Ah.

    *) catatan saya :
    • saya mencharger accu sebanyak 10 biji sekaligus.
    • saya sudah menghitung alat charger (iwara 120A) accu dengan multitester,bahwa ACV nya 135

    *) Pertanyaan saya :
    • di perkirakan untuk optimalnya,berapa jam saya harus mencharger 10 biji accu tersebut ???

    Mohon bantuan dan penjelasanya gan..
    Thank u sebelumnya gan…

  3. Insya Allah sy cb bantu jawab…
    utk 10 accu teg 12v = 120 v
    Untuk charger yg dipunyai = 135v (kalau tdk salah)
    135v – 120v = 15v (selisih teg charger dikurangi teg accu jika diseri, berarti msg2 accu yg dicharge msh mempunyai selisih teg, katakan 1,5v lbh tinggi dr 12v pada msg2 accu)
    Karena perbedaan voltase pada charger harus lebih tinggi dari accu (misal accu 12 v max teg accuny adalah 13,5 – 14,5 maka chargernya harus diatas atau sama dgn atau lebih besar 10% dari 12v yaitu 12vx10%=1,2 —-> 1,2x12v= 14,4v)

    Jika yg ditanyakan berapa lama pengecasan, sebenarnya tergantung dari voltage pada charger & arus pengisian charger, semakin besar teg & arus maka semakin cepat, tetapi accu jg semakin cepat rusak.

    Idealny voltage pengecasan sekitar 1,5 – 2,4v (13,5 -14,4) & maksimal 2,5 – 2,8v (14,5 – 14,8) diatas teg accu12v untuk satu accu karena msg2 cell accu max teg 2,8 – 3v, untuk arus pengisiannya ideal 10% dari arus total accu yg tertera di kemasan accunya (misal accu 50AH, maka arus pengecasan idealny 5A).

    [+ -][+ -]…….10 buah @50AH
    Rangkaian seri accu charger dgn arus 5A (accu akan terisi dgn arus yg sama pada msg2nya) & teg
    13,5v x 10 accu (seri) = 135v (minimal)
    Atau
    14,4v x 10 accu (seri) = 144v (maksimal)

    Lama pengisian:
    AH accu : A pengisian = waktu
    50 : 5 = 10 jam

    AH (A) x V (A)10 : AH (C) x V (C) = W/H
    50 x (12×10) : 5 x 135 = 6000 : 675 = 8,88 Watt/H
    50 x (12×10): 5 x 144 = 6000 : 720 = 8,3 Watt/H

  4. gan sy ngecas aki pake charger otomatis bikinan sy sendiri. saat tegangan mencape 13.4 vol charger off. aki 70AH pake trafo 7amper. yg sy tanyakan…
    1) kenapa setelah tengangan mencape 13.4 vol kekuatan aki tetep drop. padahal aki kondisinya fit (90% baru).
    charger sy mau kerja bila kondisi aki fit.

    2) dari charger otomatis itu, yg masuk ke aki sebenarnya teganganya sj ataukah memang ada arus yg masuk,

    3) sebenarnya yg di caskan ke aki klo kita pake charger otomatis itu voltasenya kah ato ampernya?. mengingat yg
    dibatasi kok cuman voltasenya saja. amper gak dibatasi secara otomatis.

  5. Min mau nanya ne.
    Saya punya battery 2 biji dengan total tegangan masing2 12v dan saya jadikan rangkaian seri sehingga total 24v.
    Kira2 apa bila saya cas dengan tegangan 12v masalah gk.?

Leave a Reply